Jasa Marga Catat Peningkataan Arus Balik Libur Isra Mikraj Menuju Ke Jabodetabek

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:03:31 WIB
Jasa Marga Catat Peningkataan Arus Balik Libur Isra Mikraj Menuju Ke Jabodetabek

JAKARTA - Volume arus balik kendaraan menuju wilayah Jabodetabek meningkat signifikan pada libur panjang Isra Mikraj. 

Masyarakat kembali dari berbagai kota, memanfaatkan tol sebagai jalur utama. Sementara itu, kondisi lalu lintas di wilayah Jawa Barat justru menunjukkan penurunan.

Peningkatan kendaraan tercatat dari pantauan tiga gerbang tol utama yaitu GT Halim, GT Cikunir 6, dan GT Cikupa. Total kendaraan yang kembali ke Jabodetabek mencapai lebih dari 123 ribu unit. Angka ini meningkat hampir dua persen dibandingkan hari normal.

Mobilitas masyarakat yang tinggi menjadi indikator bahwa arus balik libur panjang masih berlangsung. Kepadatan ini memerlukan kesiapan pengendara dalam menghadapi lalu lintas. Upaya pengelolaan arus lalu lintas terus dilakukan oleh pihak pengelola tol.

Data Volume Kendaraan Arus Balik

Di GT Halim, tercatat sekitar 60 ribu kendaraan kembali ke Jakarta. Angka ini meningkat hampir dua persen dari kondisi normal sebanyak 59 ribu kendaraan. Sedangkan GT Cikunir 6 melayani sekitar 14 ribu kendaraan, mengalami peningkatan tipis 0,3 persen dari normal.

GT Cikupa mencatat lonjakan tertinggi dengan lebih dari 48 ribu kendaraan. Peningkatan ini setara hampir tiga persen dibandingkan volume normal. Kondisi ini menandakan arus balik Jabodetabek masih padat meski libur panjang mulai berakhir.

Pemantauan volume kendaraan menjadi acuan pihak pengelola tol dalam mengatur lalu lintas. Informasi ini membantu mengantisipasi kepadatan di titik-titik kritis. Langkah-langkah pengendalian di lapangan terus dilakukan secara adaptif.

Penurunan Lalu Lintas di Jawa Barat

Berbeda dengan Jabodetabek, volume kendaraan di Jawa Barat tercatat menurun. Penurunan terlihat pada arus kendaraan menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi. Sementara itu, kendaraan dari Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur juga berkurang dari normal.

Kondisi ini menunjukkan arus balik di wilayah Jawa Barat mulai melandai. Penurunan lalu lintas memberi kelonggaran pada beberapa ruas tol utama. Situasi ini dimanfaatkan untuk pemulihan prasarana dan kelancaran kendaraan.

Perbedaan pola arus balik antara Jabodetabek dan Jawa Barat menjadi bahan evaluasi pihak pengelola. Informasi ini digunakan untuk menyesuaikan strategi pengaturan kendaraan. Hal ini juga mendukung keselamatan dan kenyamanan pengendara.

Imbauan bagi Pengguna Jalan Tol

Jasa Marga mengimbau pengendara untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Kondisi kendaraan dan pengemudi perlu dalam keadaan prima. Perhatikan pula kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum memasuki tol.

Pengguna jalan diingatkan memakai satu kartu uang elektronik yang sama pada sistem tol tertutup. Hal ini penting di ruas Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II. Kesadaran pengguna tol membantu kelancaran transaksi dan mengurangi antrean.

Selain itu, pengemudi dianjurkan mengikuti rambu lalu lintas dan mematuhi aturan. Tindakan ini menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lain. Edukasi dan disiplin pengendara tetap menjadi kunci kelancaran arus lalu lintas.

Informasi Terkini dan Pemantauan Tol

Pengendara dapat mengakses informasi lalu lintas melalui kanal resmi Jasa Marga. Media ini mencakup Instagram, aplikasi Travoy, situs resmi, dan call center 24 jam. Pemantauan ini membantu pengguna tol mengatur waktu perjalanan secara efektif.

Data real-time menunjukkan titik-titik kepadatan dan arus kendaraan. Informasi ini mendukung pengambilan keputusan saat memilih rute. Sistem pemantauan modern memastikan arus balik berjalan aman dan lancar.

Pihak pengelola tol menegaskan kesiapan menghadapi arus balik hingga libur panjang berakhir. Langkah antisipatif termasuk penempatan petugas di titik strategis dan koordinasi antar ruas. Strategi ini mendukung keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan pengendara tol.

Terkini